Magelang Mnews.id – Wakil Bupati Magelang Sahid membuka Gress Sale 2025 di Artos Mall Magelang, Jumat (12/12/2025). Gress Sale adalah program promosi terpadu yang menonjolkan diskon belanja, kuliner dan atraksi wisata.
Sampai 4 Januari 2026 mendatang, para pengunjung diajak menyelami pesona situs sejarah dan desa wisata, menikmati beragam kuliner khas Magelang, sekaligus memperoleh penawaran menarik dari berbagai pelaku usaha.
“Saya apresiasi panitia dan pelaku usaha yang ikut menghidupkan kembali semangat belanja masyarakat di penghujung tahun 2025,” katanya.
Pemerintah menargetkan adanya peningkatan signifikan pada perputaran ekonomi lokal, kunjungan wisatawan, serta minat masyarakat untuk berbelanja secara cerdas dan hemat.
Ia mengatakan, Pemerintah menargetkan adanya peningkatan signifikan pada perputaran ekonomi lokal, kunjungan wisatawan, serta minat masyarakat untuk berbelanja secara cerdas dan hemat.
Menurut Nanda Cahyadi Pribadi, akhir tahun merupakan momentum strategis bagi UMKM untuk meningkatkan omzet.
Dijelaskan, lonjakan aktivitas belanja, libur sekolah, serta perayaan Natal dan Tahun Baru menjadi latar belakang peluncuran program Gress Sale 2025.
Plt Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Magelang tersebut, mengemukakan, masa akhir tahun selalu memberi peluang besar bagi UMKM.
“Melalui Magelang Gress Sale 2025, seluruh potensi ekonomi dirangkai dalam promosi terpadu agar dampaknya terasa lebih kuat dan luas,” katanya.
Promosi dilakukan secara masif melalui kanal pemerintah, media massa, serta akun media sosial ASN agar menjangkau audiens yang lebih luas.
Kebangkitan Ekonomi Daerah

Hingga hari pencanangan, tercatat 44 pelaku usaha resmi bergabung, terdiri dari 1 mall Armada Town Square, 5 toserba antara lain Laris Muntilan, HS Toserba, Rani Jaya Borobudur, BIG, dan Kawan Lama Solution. Kemudian 4 hotel/villa: Grand Artos Convention Center, Sevilla Resort, Nalendro Villa, Gopalan Borobudur1 BUMN: PT Taman Wisata Borobudur.
Selain itu juga terdapat 7 BUMD yakni Bank Jateng, Bank BKK Jateng, Bank BKK Muntilan, Bank Bapas 69, Perumda Air Minum Tirta Gemilang, PT Aneka Usaha, BPOW Ketep Pass.
Kemudian satu koperasi yaitu KSPPS BMT Al Husna, 7 otomotif, 9 kuliner brand lokal, 6 galeri dan kerajinan, 3 usaha lain dan 3 pasar tradisional.
“Jumlah peserta berpotensi terus bertambah dan akan diperbarui melalui kanal resmi Pemkab Magelang. Secara teknis, pelaku usaha diperbolehkan menerapkan strategi pemasaran secara kreatif, mulai dari potongan harga, hadiah langsung, bundling produk, hingga kemudahan layanan,” tutur Nanda.
Event ini diharapkan menjadi motor penggerak optimisme dan kebangkitan ekonomi daerah di tengah tantangan global.
“Setiap rupiah yang dibelanjakan di Kabupaten Magelang adalah investasi bagi kemajuan ekonomi tetangga, saudara, dan daerah kita sendiri,” ujarnya.