whatsapp image 2026 05 20 at 14.18.40 (1)

Gerakan Blonjo Warung Tonggo Penguatan Pelaku Usaha Lokal Kabupaten Magelang


Magelang Mnews.id – Sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan pelaku usaha lokal, Bupati Magelang Grengseng Pamuji meluncurkan Gerakan Blonjo Warung Tonggo


Soft launching dilaksanakan usai upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional tingkat Kabupaten Magelang, Rabu (20/5/2026). Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA.
“STUPA adalah layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik. Hasil kerja sama co-branding Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang dengan PT Bimasakti Multi Sinergi selaku penyedia layanan dan penerbit uang elektronik berizin Bank Indonesia,” jelas Bupati Grengseng.
Menurut dia, Gerakan Blonjo Warung Tonggo merupakan inisiasi ASN (Administratur Sipil Negara) Pemkab Magelang, sebagai salah satu bentuk keteladanan dan kepeloporan untuk kepedulian terhadap ekonomi warga sekitar.
Semua layanan pembayaran lebih dipermudah melalui aplikasi STUPA. Soft launching dilaksanakan di tiga tempat (Sawitan, Mendut dan Deyangan) yang akan dievaluasi setelah berjalan selama satu bulan ke depan.
Sistemnya dinilai sederhana. Bisa dilaksanakan dengan tepat, cepat dan tidak menyusahkan. maka akan segera dilaunching di seluruh Kabupaten Magelang. Kalau memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, akan dilaunching ke seluruh Kabupaten Magelang.
ASN Diberikan Reward
“ASN akan diberikan reward melalui gerakan Blonjo Warung Tonggo bagi yang mempunyai kepedulian lebih terhadap warung tetangga,” tuturnya.

Menurut Bupati Grengseng, program ini bagi Disdagkop sebagai upaya untuk mengangkat kualitas UMKM. Kemudian ada peran serta ASN di sini yaitu kepeloporan dan keteladanan mengingat kondisi hari ini.
Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69, Rohmad Widodo menyampaikan Blonjo Warung Tonggo ini merupakan program untuk kebangkitan UMKM di Kabupaten Magelang.
Ia menjelaskan pemanfaatan aplikasi STUPA diarahkan sebagai sarana transaksi bagi ASN Pemkab Magelang dalam membelanjakan sebagian penghasilannya ke warung tetangga dan pelaku UMKM lokal melalui Gerakan Blonjo Warung Tonggo.
Sehingga ASN mampu meningkatkan partisipasinya dalam mendukung produk lokal, memperkuat perputaran ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil di Kabupaten Magelang.
Menurut dia, implementasi ekosistem STUPA didukung sekitar200 merchant aktif yang terdiri dari warung dan pelaku UMKM di Kabupaten Magelang. Sementara itu, jumlah pengguna aplikasi STUPA 1.200.
Sosialisasi Bersama Bank Bapas
“Capaian tersebut menunjukkan kesiapan ekosistem digital yang dibangun Bank Bapas 69 dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Blonjo Warung Tonggo serta memperluas transaksi non tunai,” simpulnya.
Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Magelang, Edi Wasono mengemukakan, pembayaran melalui non tunai melalui aplikasi STUPA, untuk memudahkan transaksi belanja di Warung Tonggo.
Untuk menyukseskan gerakan Blonjo Warung Tonggo Disdagkop UKM Kabupaten Magelang melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada sejumlah masyarakat yang memiliki warung, yang bekerjasama dengan Bank Bapas 69 Magelang.